Mengeluh adalah Pemuas Ego yang Menyesatkan

Mengeluh adalah menumpahkan sisi kekesalan hati, laksana menumpahkan semangkok kuah panas kepada sipenerima keluhan , seringkali mengeluh ditandai dengan satu sudut pandang, yakni sudut pandang si pengeluh.

Penerima keluhan sering ikut pusing dan kepanasan. Sialnya si pengeluh sering berlalu begitu saja setelah menumpahkan semangkok kuah panas itu.

Orang yang mengeluh tidak membutuhkan solusi, sebab dicarikan solusi pun tetap akan cari cara lain untuk mengeluh apakah tentang hal yang sama atau hal yang berbeda. Karena bagi pengeluh, semua tidak ada yang benar, kalau pun kemudian ada yang benar, terus ia akan mencari kelemahan yang lain , yang bisa untuk dikeluhkan.

Pengeluh akan mengeluhkan semua keluhannya tanpa pandang bulu , tanpa berfikir apakah orang yang dikeluhi pun sedang memiliki masalah yang mungkin saja lebih berat dari pada si pengeluh.

Kurang bersukur dan minimnya pikiran positif diindikasikan menjadi penyebabnya. Orang yang paling banyak mengeluh adalah orang yang paling banyak dikeluhkan orang lain. Apalagi jika mengeluh menjadi hobi, hidup tanpa mengeluh seakan-akan hambar.

Pengeluh adalah pengisap energi positif dari orang lain. Karena orang yang mendengar keluhan menjadi ikut runyam, pusing, bete dan berbagai perasaan negatif lainnya.

Apa yang harus dilakukan ketika menjumpai orang seperti itu? Singkirkan sejauh mungkin diri kita dari orang seperti itu karena yang dia sodorkan adalah racun. Jika terpaksa terjebak percakapan dan mulai dia memperdengarkan keluhannya, maka fokuskan pikiran kita ketempat yang lain, jangan didengarkan , cukup senyam-senyum saja.

Carilah peluang untuk membelokkan arah perbincangan. Apabila si pengeluh sudah sangat mahir menjerat kita kembali kepada keluhannya, maka istighfar-lah atau berkonsentrasi pada arus keluar masuk udara pernapasan kita.

Jangan merespon apapun karena pengeluh adalah memang minta direspon, apabila kita diam saja, pengeluh akan segera pergi dan mencari mangsa yang lain.

Apakah diantara kita masih ada yang ingin menjadi mengeluh sebagai hobi?
Sumber: wargaldii.com

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: