Suatu Pilihan (Bag. 2)

Setelah kejadian diketahuinya hubungan si gadis dan si pemuda yang kekota-kotaan dikit itu, ayahnya langsung melarang keduanya berhubungan lagi dan menyuruh si gadis menikah dengan pria pilihan ayahnya itu. Namun si gadis tidak mau, menolak perjodohan itu, karena tidak cinta. si gadis melarikan diri dari rumah dan mengajak pacarnya bertemu di perkebunan teh. Kemudian mereka bertemu di perkebunan teh itu dan mereka hendak pergi bersama untuk menghindari perjodohan yang tidak disetujui si gadis dan tentunya si pemuda vespa juga.

Saat mereka hendak pergi sang pemuda menyuruh si gadis membuka kerudungnya, si gadis tak mau, kemudian si pemuda menyuruh lagi, si gadis tetap tak mau, kemudian si pemuda menyuruh terus pemuda berkata “aku tidak mau pergi senbelum kamu melepas jilbabmua, aku ingin melihat keindahan rambutmu” akhirnya karena si gadis juga ingin tetap bersama sang pemuda, dia pun mau melepasnya.

Saat ayah si gadis mengetahui kejadian itu, si gadis sudah pergi jauh ke kota bersama si pemuda. Si gadis di bawaw ke kontrakan pemuda tinggal, disana adalah kampung pinggir kota yang umumnya mereka yang menghuninya adalah pemabuk, pelacur, penjambret, dll. Saat memasuki kontrakan si gadis di suguhi minuman karena mungkin capek, si gadis pun meminumnya, tapi……………….. tiba tiba kepala pusing dan mengantuk, ia pun tertidur. Ehhhhhhhhhhh ketika terbangun semua bajunya tidak terlepas [alias telanjang], perhiasan yang di pakai hilang, keluar darah…………………… ternyata ia telah hilang keperawanannya. Saat pemuda itu kembali ia dalam keadaan mabuk dan langsung terjatuh ketika masuk kontrakan. Pemuda itu adalah pengangguran yang hanya berfoya-foya hidupnya, sehingga untuk makan mereka memakai uang bawaan dari si gadis. Dikontrakan itu si gadis [walau sudah tidak gadis]selalu diajak bercinta, si gadis tak bisa menolak karena alasan CINTA, dan kejadian ini berlangsung sampai berminggu-minggu.

Namun uang mereka tak cukup walau hanya untuk makan, karena uangnya selalu di pakai pemuda itu untukjudi dan mabuk. Saat terdesak si pemuda menyuruh gadis untuk menjal diri, dengan rayuan dan dalil ini kepept untuk kita berdua si gadis pun mau walau terpaksa. Setiap malam si gadis menunggu di pinggir jalan bapak2 yang mau mengajaknya berkencan. Padahal si gadis kini telah mengandung ia tetap menjalankan profesi itu.

Sang pemuda calon suami pilihan ayah si gadis mendengar kabar itu, dan segera mencari tahu di TKP, karena sebenarnya ayah si gadis dan si calon itu masih mencarinya, walau sudah berbalan-bulan tak bertemu.

Saat melewati jalan yang biasa si gadis mangkal, akhirnya bertemu juga, dan si pemuda calon suami pilihan ayahnya itu berpura-pura menjadi pria hidung belang. EHH saat di mobil si gadis kaget, dan mereka pun bercakap-cakap di dalam mobil. Si pemuda mengajak si gadis pulang untuk memulai hidup yang lebih baik dari ini, namun si gadis tak mau karena alasan takut pada ayahnya yang pasti sangat marah besar padanya. Setelah dibujuk si gadis mau pula walau dengan perasaan sangat takut pada ayahnya yang dalam keadaan mengandung itu.

Akan tetapi saat tiba di rumah ayah dan anak pun bertemu dan keduanya menangis terharu, sang ayah meminta maaf karena memaksa si gadis, si gadis pun minta maaf karena telah berami ,menentang sang ayah dan kabur dengan laki-laki yang akhirnya hamil. Si pemda yang menghamili gadis tahu kejadian kaburnya si gadis ia malah tak peduli yang penting sudah puas memberi pelajaran pada ayah si gadis yang sombong itu dan sudah mendapatkan keperawanan anaknya.

Si gadispun kini memulai hidupnya yang baru…..
————————————————————————————————————–
Kalau kita mengambil pelajaran dari cerita itu antara lain:
*Jangan mengikuti hawa nafsu yang mengatas namakan cinta
*Tidak menjadi orang yang sombong, yang membuat lainnya pun kena akibatnya, yah anaknya, dll
*DLL, Cari sendiri pelajarannya

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: