Budi Orang Iman

1. Quwwatan fi diin
Orang yg beriman itu harus kuat memegang teguh pendiriannya, kuat memegang teguh keyakinannya, tidak mudah terpengaruh keadaan dan tidak lemah karna cobaan.

2. Wa hazman fii Liin
Orang yang beriman itu harus mampu membuat penilaian yang benar, tegas dalam mengambil sikap tetapi berlapang dada, mudah menerima nasehat/pitutur dan pengarahan-pengarahan, tidak membela diri karena kuatir jatuh harga dirinya, sa’dermo, hatinya gampangan untuk diajak maju, berprestasi yang lebih baik dan menuju kearah kesempurnaan.

3. Wa imanan fi yaqin
Orang yang beriman itu imannya kuat, mantap, yaqin terhadap kebenaran yang diperjuangkan, tidak ragu-ragu dalam menunjukkan kebenaran, rela berkorban demi kesuksesan cita-cita kebenaran Qur’an Hadist.

4. Wakhirshon fil ilmin
Orang yang beriman itu selalu mengharapkan bertambahnya ilmu sebagai modal pengetahuan kebenaran, tidak kenyang-kenyangnya mencari ilmu selama hayat masih di kandung badan.

5. Wa syafaqotan fii miqotin
Orang iman itu harus selalu kuatir dan takut, jangan-jangan amal sholih yang telah dikerjakan itu belum cukup untuk bekal menghadap kehadirat Alloh Sub’hanahu wa Ta’ALa, sehingga mempunyai semangat yang tinggi untuk ber’amal lebih banyak, tetapi juga merasa berbahagia, tentram dan tenang karena usahanya itu PASTI berakhir dengan KEMENANGAN, menerima keridhoan dari Alloh, yaitu SURGA Alloh dan selamat dari NERAKA .

6. Wa khilman fii ‘ilmin
Orang yang beriman itu mempunyai sifat tekun, telaten [bukan telatan, =) ] tidak gampang putus asa dalam mencari ilmu, sabar dalam menimba ilmu aLQur’an dan aLHadits sebagai satu satunya kebenaran.

7. Wa Qoshdan fii Ghina
Orang yang beriman itu mempunyai sifat sederhana dalam hidup walaupun kaya raya tetapi mengerti haq nya harta sehingga berani “ngebosi” perjuangan agama sabilillah.

8. Wa Tajammulan fii Faaqotin
Orang yang beriman itu mempunyai sifat selalu menjaga kebersihan walopun papa sengsara, mlarat, miskin, mau merias diri/ meramut dirinya dan selalu menjaga harga dirinya sebagai orang iman (tetap budi Luhur).

9. Wa takharrujan ‘an thoma’in
Orang yang beriman itu merasa dosa terhadap perbuatan tama’ , hidupnya sederhana, tidak nggrangsang, tidak ongso ongso [koyo cecak nguntal klopo, ora kuntal malah bongko, ho ho ho :o] , bisa menerima pembagian rizqi dari Alloh [nrimo ing pandum] tetapi tetap berusaha.

10. Wa kasban fii KhaLaL
Orang yang beriman itu seLaLu berusaha bekerja dari usaha/bekerja yang HaLaL.
:> bisa di gandengkan untuk urusan menyiapkan bibit unggul. Kalo si Bapak bekerja, mencari maisyah yang Halal, pastinya yang di makan suami istri juga Halal, maka insya Alloh buah hati nya nanti bisa jadi bibit unggul. Karena nut’fah yang dikirim da…

11. Wa Birron fiStiqomah
Orang yang beriman itu seLaLu istiqomah, rutin, tekun dalam melakukan kebaikan.

12. Wa nasyton fi huda
Orang yang beriman itu selalu terampil, trengginas, SEMANGAT dalam MEMPERJUANGKAN AGAMA, tidak aras arasen, bot boten, berat hati, tetapi ringan kaki dan ringan tangan.

13. Wa nahyan ‘an syahwatin
Orang yang beriman itu dapat mengendalikan diri, tidak selalu menuruti hawa nafsu (syahwat) dan keinginan yang tidak manfa’at / mubadzir.

14. Wa rahmatan lilMaj’hud
Orang yang beriman itu selalu kasih sayang kepada orang yang menderita, orang miskin, orang yang berat menghadapi kehidupan.

Artikel Lewat: Andik Ibnu Awwalin

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: