Gambaran Keimanan Dalam Hati

Keimanan yang tertanam dalam hati, diumpamakan seperti sebuah alarm yang selalu dibawa pemiliknya kemana pun ia melangkah. Alarm itu selalu berdering, berteriak ketika si pembawa berjalan menuju batas-batas yang membahayakan dirinya.

Namun terkadang, kita sebagai pembawa alarm, seperti tidak mendengarkan teriakan alarm tersebut & terus asyik dalam keterlenaan dan kemaksiatan.

Deringan & teriakan alarm keimanan di hati ini, sebenarnya sangat keras, namun terkadang, tidak lebih keras dari teriakan hawa nafsu & bisikan syetan yang menyesatkan.

Maka.. celakalah bagi orang yang tidak menghiraukan deringan alarm keimanannya, maka alarm itu lama-kelamaan akan diam dan membisu & membiarkan pembawanya terperosok ke jurang kenistaan dan penuh siksaan yang kekal abadi selamanya.

Dan.. beruntunglah bagi orang yang memprioritaskan alarm keimanannya, sehingga ia akan berjalan tepat pada tempat yang akan membawanya menuju kenikmatan tiada tara dan kekal abadi selamanya…

“Qod’ Aflahal Mu’minuun” – Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.
sumber: wargaldii.com

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: